Kamis, 06 September 2018

NOVEL UNDER WATER oleh Marisa Reichardt



Hello Sarang...
Selamat datang dan terima kasih telah berkunjung.
Ini adalah rangkuman ke 7 setelah novel Sirkus Pohon ( bagi yang belum membaca ...silahkan klik ).
            Under Water adalah novel buatan Marisa Reichardt dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Spring
Sinopsis
...Memaafkanmu akan membuatku bisa memaafkan diriku sendiri ...
Morgan tidak bisa keluar dari pintu depan apartemennya, rumah yang dia tinggali bersama ibu dan adik laki – lakinya. Gadis itu merasa sedang berada di bawah air, tidak mampu naik ke permukaan, tidak mampu bertmu dengan teman – temannya, tidak mampu ke sekolah.
Saat Morgan kira dia tidak bisa menahan napasnya lebih lama lagi, seorag cowok pindah ke sebelah rumahya. Evan mengingatkannya pada laut yang asin, dan semangat yang dia dapatkan dari berenang. Mungkin, Evan adalah bantuan yang dia butuhkan untuk terhubung kembali dengan dunia luar...

            Dilihat dari sinopsisnya sudah timbul pertanyaan mengapa Morgan menjadi tertutup dan peristiwa apa yang menghantuinya selama ini?. Yang pasti, telah terjadi peristiwa besar dialami Morgan yang tidak pernah dibayangkan dan berada tepat dihadapannya. Dia dibantu oleh psikolog untuk mengatasi traumanya dan dia menuliskan pada sebuah kertas beberapa kata yang dipakai saat traumanya kambuh : bernapaslah, kau baik – baik saja, kau tidak sekarat. Keluarga Morgan yang mendungkung terlebih lagi teman baru Evan yang tidak menyerah terhadap Morgan. Dan setelah semuanya kembali normal dia mulai memaafkan dirinya sendiri.
            Terdapat banyak pelajaran hidup dalam novel Under Water. Secara keseluruhan saya suka. Covernya yang berwarna cantik dan dipadu dengan gambar yang membuat penasaran.
            Oke ... sampai disini dari saya. Buat kalian yang ingin lebih jelas bisa beli bukunya dan temukan dan temukan pengalaman baru.
            Terima kasih telah membaca sampai akhir. Tinggalkan Comment untuk kritik dan sarannya.
~Sampai Jumpa JJ~
#jgnlupatersenyum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar